Seberapa akurat simulasinya
Ini model perkiraan, bukan hasil ukur. Bentuk Stadion Madya GBK diambil dari OpenStreetMap (relasi 10398135): tribun hanya ada di dua sisi panjang, masing-masing sekitar 170 m, dengan jarak antartribun sekitar 109 m. Tribun dibuat satu tingkat; jumlah baris dan tingginya adalah perkiraan.
Tata letak mengikuti seat plan resmi (Rajawali Indonesia): panggung di satu ujung lapangan tanpa catwalk, Festival A di depan panggung, Festival B di tengah dengan FOH di dalamnya, Festival C di belakang, dan lorong di tengah lapangan. Di tiap tribun urutannya dari arah panggung: VIP, Tribune A, lalu Tribune B. Seat plan tidak memberi nama kiri atau kanan; kedua sisi sama.
Seat plan digambar miring dan tidak berskala, jadi panjang tiap blok diambil dari perbandingan di gambar lalu disesuaikan ke ukuran lapangan. Lebar lapangan Festival (sekitar 80 m) dan ujung stadion yang dipakai panggung adalah perkiraan.
Panggung mengikuti produksi tur stadion 2026 di Amerika Utara (Rogers Stadium Toronto 5 Agu, MetLife Stadium 12 Agu, Carter-Finley Stadium Raleigh 23 Jul): rumah panggung beratap dengan bukaan sekitar 24 m, dinding LED di belakang band (sekitar 21 x 12,5 m), dan dua layar samping tegak di sayap (sekitar 8,75 x 14 m) yang digantung pada rangka menara, dengan speaker gantung di antaranya. Ukuran diperkirakan dari foto. Belum ada konfirmasi apakah set yang sama dibawa ke Jakarta.
Seat plan memperingatkan pandangan bisa terhalang delay tower dan FOH. Posisi delay tower tidak digambar, jadi tidak dibuat di model ini. Tinggi FOH (3 m) adalah perkiraan.
Harga yang dipakai adalah harga general sale, belum termasuk pajak 10%, biaya platform 5%, dan convenience fee. Jam mulai belum diumumkan promotor, jadi model memakai suasana malam. Penonton digambarkan mengangkat HP, karena konser ini tidak memakai lightstick resmi.
Suka simulasinya? Dukung lewat Saweria.