Seberapa akurat simulasinya
Ini model perkiraan, bukan hasil ukur. Bentuk luar Indonesia Arena diambil dari OpenStreetMap (way 29203124): hampir elips, sekitar 149 x 119 m, dengan tribun bawah, cincin box di lantai 2, dan tribun atas. Seperti konser arena lain, panggung maju ke tengah lantai dan tribun di belakang panggung tidak dijual.
Tata letak mengikuti seat plan resmi (Rajawali Indonesia, tiket Loket): Festival berdiri di lantai dengan catwalk sempit dari panggung, FOH di ujung belakang Festival, VIP A dan B di baris depan tribun samping, VIP C di baris depan tribun ujung, Diamond A dan B di belakang VIP samping, Platinum di belakang VIP C, VIP Box di cincin lantai 2, Silver A dan B di tribun atas samping, Gold di tribun atas ujung, serta Bronze (tribun bawah) dan Pearl (tribun atas) di samping panggung dengan keterangan restricted area. Sesuai seat plan, blok A ada di kiri kalau kamu menghadap panggung.
Panggung dipakai bersama Dewa 19, jadi kemungkinan besar produksinya dari promotor lokal. Layar dan riser mengikuti tur Boyz II Men (Osaka 13 Mei 2025, Kuala Lumpur 25 Mei 2025, Pretoria Mei 2026): layar LED 16:9 di belakang dua riser band dengan tangga di tengah, dan layar samping potret seperti di Kuala Lumpur. Speaker gantung tidak terlihat jelas di foto, jadi tidak dibuat. Catwalk ikut seat plan Jakarta karena tidak ada di tur luar negeri. Ukurannya diperkirakan dari foto.
Seat plan memperingatkan kemungkinan pandangan terhalang delay tower dan FOH. Posisi delay tower tidak digambar, jadi tidak dibuat. Tinggi FOH (1,5 m) adalah perkiraan. Harga belum termasuk pajak 10%, biaya platform 5%, dan convenience fee.
Suka simulasinya? Dukung lewat Saweria.