Seberapa akurat simulasinya
Ini model perkiraan, bukan hasil ukur. Bentuk luar Indonesia Arena diambil dari OpenStreetMap (way 29203124): hampir elips, sekitar 149 x 119 m. Susunan tingkatnya sama dengan simulasi NCT 127 dan BABYMONSTER: tribun bawah (lantai 1), cincin box di tengah (lantai 2), tribun atas (lantai 3).
Tata letak mengikuti seat plan resmi (CLA): panggung di ujung tanpa catwalk, GA berdiri di lantai, FOH di belakang GA. CAT 1 di tribun bawah dengan blok CAT 1 VIP di tengah sisi kiri dan kanan. VIP BOX di cincin tengah. Di tribun atas, CAT 2 di belakang dan sudut, CAT 3 di sisi, CAT 4 di ujung yang paling dekat panggung. Semua blok dimulai sejajar depan panggung.
GA VIP No.1 Obsession Package memakai area GA yang sama, jadi tidak dibuat sebagai kategori terpisah.
Lebar panggung (sekitar 29 m, hampir selebar lantai) diambil dari seat plan. Layar dan rig mengikuti produksi tur Everyone's a Star di The O2 London (2 Apr 2026, foto dari perancang produksinya, Cassius Creative): layar utama lebar yang menggantung di belakang band, dua layar samping di luar tepi panggung, speaker gantung di antaranya, dinding lampu titik, dan lengkung lampu di atas panggung. Ukurannya diperkirakan dari perbandingan di foto (layar utama sekitar 22,5 x 5 m, layar samping sekitar 6,3 x 4,2 m). Di London ada catwalk berbentuk cincin, tapi seat plan Jakarta tidak menggambarnya, jadi tidak dibuat. Tinggi panggung (1,6 m) juga perkiraan.
Harga belum termasuk pajak dan biaya admin. Tiket hanya di 5sosjakarta.com.
Suka simulasinya? Dukung lewat Saweria.